Minggu, 29 Juli 2018

Untukmu yang sedang berhijrah

            Senang rasanya ketika tau teman ada yang sudah pada berhijrah..
Tapi, terkadang, mereka yang “baru belajar” hijrah, menjadikan mereka sosok yang sok pintar dalam agama atau pun dalam berpakaian. Menjadikan orang lain seperti gak pernah belajar agama
Bukannya gak mendukung mereka untuk berhijrah, bukan, gua dukung banget malah, apa yang mereka lakukan selama itu positif pasti di dukung. Tapi menurut gua, alangkah lebih baiknya buat kalian yang “baru belajar” berhijrah untuk memposisikan diri kalian nyaman di lingkungan dan membuat lingkungan anda nyaman dengan hijrahnya kalian. Dengan contoh, stop bilang “lu kapan hijrahnya” disini baik maksudnya, tapi terkadang banyak orang yang gak suka di bilang begini, apalagi yang ngomong orang yang baru banget mulai berhijrah, atau pun orang yang baru mulai berkerudung, yang kemana mana pun masih pakai jeans, kerudung di untel untel gak nutupin dada. 


  •     Serius deh, mungkin bukan gua doang yang sebel di bilang begini, menurut gua hijrah itu bukan sekedar pakai pakaian yang besar, kerudung besar, tapi masalah mental dan istiqomah. Alangkah lebih baiknya buat kalian yang “baru memulai” untuk lebih fokus aja ke diri kalian sendiri dulu, untuk masalah teman kalian yang lain biarlah itu jadi urusan pribadinya sendiri. Kalau pun ingin mengajak, coba deh pakai kata kata yang lebih enak di hati dan di dengar, misalnya “kamu kayaknya lebih cantik/lebih bagus kalau pakai jilbab deh” “kamu coba pakai jilbab deh kayaknya lebih cocok, nanti lama lama terbiasa kayak aku” jangan pernah membandingkan dengan orang lain dengan bilang “si A aja udah pakai jilbab, lu kapan” atau “kok lu gak pakai jilbab sih, emang gak takut, neraka kan panas” sekali lagi, please banget, kalau mau ngasih tau sesuatu yang baik pakai kata kata yang baik pula. Jangan memancing perasaan gak nyaman mereka terhadap kalian yang berhijrah, bicarakan dengan kata kata yang baik, dengan perasaan yang sedang baik. Tapi jangan pernah memaksa mereka, hidupnya bukan hidupmu, yang menjalankan  hidup adalah mereka bukan kamu. Dan yang gua tau pun (ini pendapat gua aja) yang namanya hijrah mungkin yang pakai gamis gitu yaa sama pakai kerudung panjang, bukan yang masih pakai jeans atau celana yang agak ngetat walau pun bahan.

               Disini gua mau minta maaf buat semua orang yang baca ini, kalau kalian gak suka sama kata kata gua, atau gak paham sama kata kata gua, gua cuma menyampaikan saja gimana baiknya kalian. Janganlah hijrah kalian yang baru di mulai menjauhkan kalian dari teman teman, di mulai dari hal paling kecil aja contohnya yang gua alami, ketika gua posting abis drive thru burger kesukaan gua, ada salah seorang teman gua ngechat gua dengan bilang “boikot produk israel 💪🏼“ dari sini gua mikir “hah apaan sih ini orang, kayaknya teman gua yang lain aja gak sebegininya” dan ada lagi bukan cuma satu atau dua orang tapi gua cerita yang singkatnya aja, doi baru “mulai” berhijrah dan dia bilang ke gua “iyaa gua mau berhijrah nih hehe, lu kapan?” Dan disini gua gak nyaman, pikiran gua dia berhijrah sebagaimana dia pakai gamis dan kerudung panjang tapi ternyata, dia pakai kerudung tapi terkadang celana masih agak kecil untuk ukuran dia bilang berhijrah. Jujur gua pun agak gimana gitu, mungkin buat kalian sepele tapi buat gua ini juga salah satu yang bikin gua gak nyaman. Sumpah deh, gua tuh ngedukung kalau teman teman gua berhijrah, tapi alangkah lebih baiknya lingkungan sekitarmu di buat nyaman sama seperti sebelum kamu berhijrah dengan “tidak” mengeluarkan kata kata yang menggurui orang lain, terlebih lagi kamu adalah baru dalam hal tersebut. Biarlah kita hidup dengan jalan hidup masing masing tanpa harus membebani pikiran sendiri atau orang lain


Sekali lagi saya minta maaf sebesar besarnya jika menyinggung atau kata katanya tidak benar. Terima kasih sudah membaca.
Read More..